Install Dua Versi Python 2.7 dan 3.7 Dalam Satu Sistem Windows 10

Cara 1: Menggunakan Anaconda

Adakalanya kita membutuhkan dua versi Python yang berjalan dalam satu mesin Windows 10. Cara yang paling ampuh dan mudah menurut saya adalah menggunakan Anaconda. Unduh “Anaconda Python 3.7 Version” (tenang, Python 2.7 juga ada di dalamnya namun tidak aktif secara default). Lalu setelah terpasang, buka Anaconda Navigator dan didalamnya, dapat kita buat environment baru menggunakan Python 2.7 sebagai versi Python yang digunakan. Kemudian kita dapat cek versi Python di command prompt untuk memastikannya. Lebih jelas dapat kita lihat pada langkah dan gambar di bawah.

  1. Klik tab Environments pada Anaconda Navigator
  2. Klik tombol Create lalu beri nama dan pilih Python 2.7 pada Packages
  3. Cek hasil environment yang dibuat. Klik tanda panah dan klik ‘Open with Python’
  4. Versi Python 2.7 terlihat saat command prompt ditampilkan. Anda dapat menggunakan environment lain yang menggunakan Python 3.7 tanpa saling mengganggu.

Cara 2: Install Orisinil dari python.org

Untuk sebagian orang, sayangnya kondisi tidak seideal itu. Ada kalanya, saya harus menggunakan Python 2.7 versi unduhan asli dari python.org agar script yang saya rancang menggambarkan keadaan sesungguhnya di di komputer uji lab kantor. Yes, update software versi terkini di laptop pribadi sangat amat mudah dibandingkan meyakinkan satu atau antar team kerja untuk selalu update versi software yang digunakan.

Setidaknya dengan cara ini jika dibutuhkan python package tambahan di komputer uji kantor saat menjalankan script yang saya buat dari komputer lain, akan tampil pesan error dan bisa saya cek terlebih dahulu apakah instalasi package tambahan tersebut akan mengacaukan script utama yang berjalan atau tidak.

Untuk install Python 2.7, bisa dilakukan setelah atau sebelum install Python 3. Kebetulan untuk Python 3, saya menggunakan langsung dari paket Anaconda atau Enthought Canopy karena kemungkinan besar saya menggunakan paket pendukung seperti Pandas, Numpy, dan Matplotlib. Jadi, saya tidak perlu memasangnya dalam keadaan bare seperti pada Python 2.7.

Lalu untuk kemudahan akses Python 2.7 langsung pada shell command prompt, biasanya akan dilakukan pengubahan setting pada PATH Environment Windows. Saya tidak mau melakukannya karena akan membuat potensi masalah saat suatu program akan mengakses Python 3.7 saya. Oleh karena itu, saya tidak menggunakan command prompt terminal default bawaan Windows. Saya install CMDER dan saya tambahkan setting di dalam programnya. Langkah-langkah seperti di bawah ini:

  1. Pilih install Python 2.7 for all users sesuai kondisi default.
  2. Install pada lokasi default atau folder yang anda inginkan.
  3. Nonaktifkan ‘Register Extensions’ dan ‘Add python.exe to Path’ agar independen dengan program lain.
  4. Tunggu pemasangan berjalan.
  5. Buka command prompt, Coba panggil ‘pyhon’. Pastikan program tidak dikenali (karena kita akan menggunakan CMDER untuk memanggil pyhton 2.7).

Setelah melakukan langkah pemasangan di atas, maka lakukan instalasi CMDER dari pranala ini, dan lakukan langkah di bawah ini untuk setting path hanya pada CMDER saja. Bagi yang belum tahu, CMDER adalah program terminal emulation untuk Windows, jadi sebagai alternatif untuk command prompt bawaan asli Windows. Secara fungsi, sama seperti command prompt, namun ditambahkan beberapa fitur seperti perintah linux (ls, grep, dll), git yang sudah terintegrasi, dan setting antar-muka yang dapat disesuaikan. Ikuti setting CMDER seperti di bawah ini:

  1. Buka Settings, lalu masuk tab Environtment (ditunjukkan panah pada gambar), dan masukkan path untuk python seperti di bawah ini. Pastikan folder yang dituju sesuai dengan lokasi instalasi python di atas.
  2. Lakukan cek pada CMDER dengan melakukan panggilan program python.
set PATH=C:\Python27;%PATH%
set PATH=C:\Python27\Scripts;%PATH%

Setelah melakukan langkah di atas, kita dapat melakukan panggilan python langsung dari folder mana saja, termasuk folder tempat script kita dibuat. Perintah ‘pip’ pun dapat dilakukan dari subdirektori mana saja karena sudah dimasukkan dalam path environment di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *